Toko Bunga Pondok Labu ~ Toko Jual Bunga Online Murah Jakarta,Bekasi,Tangerang,Depok,Bogor,Bandung 24 Jam

Toko Bunga Pondok Labu

Toko Bunga Pondok Labu - Histori Merangkai Bunga Di Dunia

Ilmu dan pengetahuan histori mengenai seni merangkai bunga jadi utama bila kita ini mengerti lebih mendlam mengenai beberapa style merangkai bunga yang ada.
Hal semacam ini jug adiperlukan bila seseorang desainer menginginkan mebuat rangkaian byang menggabarkan periode waktu spesifik atau style design sesuai sama kesan jaman yang bakal ditambpikan. Misalnya style yang memberi kesan era pertengahan sampai trend syang tengah ramai dugunakan saat ini.

Satu studi mengenai design bunga mengungkap kalau dua rencana style yang tidak sama dari design bunga diperkembang, yakni style barat (occidental style) serta style timur (oriental style). Rangkaian bunga style barat yang pertama berkembang di mesir serta diperkembang lebih klanjut oleh orang eropa. Sedang style oriental atau style timur diawali di Cina serta lalu diperkembang oleh orang Jepang.

1. PERIODE KLASIK
Sisa-sisa kebudayaan kuno banyak memberi bukti riil kalau telah mulai sejak lama manusia menghormati serta kagum pada keindahan bunga. Bunga yaitu sumber ide atau dekorasi tempat tinggal atau dihidangkan sebagai persembahan.

 a. Mesir (2800-28 SM)
Pada periode ini bunga potong diletakkan dalam vas wadah baskom atau mangkok bermuulut lebar serta pangkalnya meruncing serta sempit. Seperti mangkok dari emas, perak, tembika, serta fayans yang dipasangi pegangan untuk membawa bunga serta buah-buahan.

Penyusunan bunga dari Mesir simpel tetapi juga begitu bergaya. Bunga disusun teratur di sekitaran pinggir vas, kemudiab diapit oleh daun atau kuncup bunga dengan lebih rendah dari batang. Tak ada tumpang tindih.

Mesir kuno menggunakan karangan bunga untuk menghormati orang mati serta diletakkan dimakam orang yang mereka cinta (Bunga Duka Cita/Karangan Bunga Duka Cita). sama dengan bunga yang dibawa kekuburan hari ini. Hal semacam ini dibuktikan dengan penemuan satu peti mati di th. 2006 yang berusia 3. 000 th., diketemukan mengandung beberapa bekas dari karangan bunga. Terkecuali iti juga karangan bunga dipakai jadi untuk persembahan di kuil serta sebagai dekorasi meja perjamuan.

 b. Yunani (600-46 SM)
Orangan-orang yunani kuno begitu kagum pada serta mengagungi kecantikan serta keindahan. Oleh oleh karena itu mereka juga sangan sukai dengan rangkaian bunga, tetapi mereka tak mengatur bunga di vas bunga atau karangan bunga. Bunga bunga dipakai untuk bikin karangan bunga dana dipakai di sekitaran leher, atau chaplets digunakan di atas kepala.

Untuk orang yunani kuno, karangan bunga yaitu symbol kesetiaan serta dedikasi, diberikan sebagai bentuk penghargaan serta penghormatan untuk atlet, penyair, peminpin, tentara, serta pahlawan.

Peradaban Orang Yunani kuno dalam rangkaian bunga dikira sebagai peradaban pertama yang memakai karangan bunga untuk pernikahan. Buket Bunga yang di kenal sekarang ini, karangan bung serta karangan bunga yang dipakai untuk mebuat mahkota untuk pengatin wanita diawali dari periode Yunani ini.

Diluar itu, karangan bunga juga dipakai untuk pemakaman Atau Karangan bunga duka cita, serta hiasi meja-meja perjamuan. Bunga serta daun dipajan ada waktu festival, upacara, serta sepanjang aktivitas keagamaan, upacara, serta sepanjang aktivitas keagamaan, bunga serta buah disusun di keranjang pendek yang diletakkan dimeja makan. Beberapa tamu dimahkotai dengan bunga serta dihiasi rangkaian bunga bebentuk berupa lingkaran serta kalung karangan bunga. dihamburkan dari langit-langit seperti warna hujan warna serta farfum, hali ini dmaksudkan sebagai symbol untuk kelimpahan rahmat. Untuk orang Yunani, warna tak utama, yang terutama yaitu bunga serta aroma sebagai sibolisme yang terkait dengan bunga-bunga simbolis dewa serta pahlawan.

 c. Romawi (28 SM-325 SM)
Kebiasaan rangkaian bunga di Romawi kuno yaitu meneruskan kebiasaan orang yunani. Pda periode ini, rangkaian bunga jadi lebih rumit. Buah serta bunga dikemas dalam karangan bunga serta tanaman berbunga yang lain dipakai sebagai dekorasi. Rencana rangkaian bunga yang ada si mosaij gereja-gereja sekarang ini yaitu mozaik dari era ke-2 dari vila Hadrian, yang memberikan sekeranjang bunga potong.

Meskipun Romawi cuma meneruskan rutinitas orang Yunani dalam merangkai bunga, namung rangkaian bunga serta karangan bunga Romawi lebih berat serta rumit, umpamanya mahkota yang tinggi digunakan di atas dahi.

 d. Periode Bizantium (AD 320-600)
Style rangkaian bunga dari periode Bizantium meruoakan kelanjutan dari kebiasaan Yunani serta Romawi, tetapi ada ketidaksamaan dari rangkaian bunga terlebih dulu. Penyusunan bunga pada periode Bizantium umumnya berupa kerucut, yang lalu dihiasi dengan bunga-bunga berwarna cerah serta buah, dibuatan sedemikian rupa sampai memberi dampak twisted. Bunga yang umum dipakai yaitu aster, lili, cemara, anyelir, serta pinus. Diluar itu, pita juga umum dipakai.

2. PERIODE EROPA

Dalam sebagian periode utama mengenai histori bunga sebelumnya sudah mempegaruhi seni mernakai bunga di Eropa. Waktu Anda pelajari histori, Anda bakal mulai lihat beberapa style merangkai bunga yang sudah merubah style merangkai bunga yang popular hari ini.

 a. Era pertengahan (476-1400 M)
Era di antara jatuhnya Roma hinga jaman Renaissance pada era ke lima belas dimaksud era pertengahan. Pada era ini Eropa dirundung kerusuhan serta kebingungan, ketertiban serta keamanan susah di ciptakan.

Pada awal era pertengahan bunga belum demikian popular. Barulah di bagian akhir dari Era Pertengahan, di kenal sebagai periode gothic, bunga mulai mengambil peran yang lebih utama dalam kehidupan keseharian.

 b. Renaissanca (1400-1600 M0
Pada periode Renaissance seni merangkai bunga mulai tumbuh. Diawali di Italia lantas dengan cepat menebar keseluruh Eropa. Style Renaissance begitu di pengaruhi oleh periode Bizantium, Yunani, serta Romawi. Bunga-bunga di vas kerap dipertunjukkan dalam lukisan.

Ketika itu kerap diselenggarakan kontes serta fertival, beberapa seniman ditugaskan untuk membuat potongan bunga. Buah-buahan, bunga-bunga serta daun yang dijalin dalam karangan bunga di buat untuk menghiasi dinding serta langit-langit berkubah. Bunga ditaburkan dilantai serta berjalan-jalan atau disebarkan turun dari balkon ke kamar bawah. Lantai serta pinggir jendela dihiasi rangkaian bunga yang tinggi dalam satu vas besar. Serta ketika berikut rangkaian bunga yang longgar seta buket bunga kecil yang diikat rapat mulai di kenal.

 c. Periode Baroque (Flemish) (1600-1775 M)

Selamat periode Baroque, seseorang pelukis Inggris, William Hogarth mengenalkan rangkaian bunga berupa S yang dimaksud rangkaian bunga dengan desai kurva Hogarthian. Bunga serta daun di desain simetris seperti huruf S
Diluar itu juga, sebagian bentuk rangkaian bunga mulai dikenalkan, seperti rangkaian berupa lingkaran, berupa piramida, buah, serta gula-gula. Semua ruang diberikan penerangan lilin dengan tempat lilin yang tinggi serta berornamen bunga. Beberapa wanita menggunakan hiasan bunga di rambut serta gaun beraksesoris bunga.

 d. Cina (207 SM-220M)
Seni mernagkai bunga di Cina ada pada 207 SM hingga 220 Masehi, di masa Han. Ketika itu bunga adalah komponen integral dari ajaran agama serta kedokteran.

Previous
Next Post »

1 comments:

Click here for comments
March 14, 2017 at 1:18 AM ×

terimakasih atas sharing ilmu dan pengetahuannya . semoga selalu menjadi manfaat bagi semuanya. salam sukses selalu . amin

http://tokokaranganbungapapan.klikspo.com 081249123012

Congrats bro khalimatus sadiyah you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar